HalanganNews- Dalam semangat transparansi dan akuntabilitas, Kepala Desa menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) sebagai bentuk nyata keterbukaan kepada masyarakat. Laporan ini bukan sekadar rangkaian angka dan program, melainkan cermin perjalanan pembangunan desa selama satu tahun terakhir. Melalui LKPJ, warga diajak untuk melihat capaian, menilai tantangan, sekaligus memberikan masukan demi perbaikan bersama. Inilah momentum penting di mana pemerintah desa dan masyarakat bersatu dalam dialog, memastikan setiap langkah pembangunan benar-benar berakar dari kebutuhan warga dan berbuah bagi kesejahteraan bersama.
Bertempat di Kantor Desa Halangan, pada Selasa (10/2) dihadapan Musdes, Ibu Kepala Desa Halangan, Martini menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Desa Halangan untuk Tahun Anggaran 2025, dalam paparannya beliau menyebut program insfrastruktur yang sudah terlaksana dan yang belum terlaksana karena disebabkan beberapa hal.
“Faktor alam dan kondisi cuaca menyebabkan sebagian fisik pembangunan kita di batalkan pelaksanaannya, diantaranya pembangunan jembatan titian ulin di baruh Undul RT.04 dan Perbaikan Siring Batu jalan tani di RT.02, serta pembuatan SAB”. pungkas beliau.

Berdasarkan laporan yang disampaikan, capaian realisasi belanja Pemerintah Desa Halangan Tahun 2025 hanya 79,3% turun cukup signifikan dari tahun lalu yang mencapai 84,4% hal ini menyebabkan SiLPA di Tahun 2025 meningkat hingga mencapai lebih dari Rp 600 juta rupiah. Tentunya ini menjadi bahan evaluasi bersama antara Pemerintah Desa dengan BPD agar kedepan SiLPA ini bisa ditekan agar tidak terlalu besar nominalnya.
Penyampaian LKPJ bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari langkah baru menuju desa yang lebih maju dan sejahtera. Dengan keterbukaan informasi, warga memiliki ruang untuk berpartisipasi aktif, memberikan masukan, sekaligus mengawal jalannya pemerintahan desa. Harapannya, semangat transparansi ini terus terjaga sehingga kepercayaan masyarakat semakin kuat, dan setiap program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan warga. Dari desa untuk warga, LKPJ menjadi jembatan yang menghubungkan kepemimpinan dengan harapan bersama.